Tadarus Sebelum Kegiatan Belajar


Bulan Ramadan kerap dimanfaatkan sekolah untuk memberikan pembekalan keagamaan yang lebih kepada para peserta didiknya. Begitu pula SMK 3 Pati, juga memiliki cara tersendiri. Sekolah kejuruan itu sengaja membuat tradisi tadarus sebelum kegiatan belajar mengajar.

Pada jam pelajaran pertama, para siswa tidak langsung diajak masuk kegiatan belajar mengajar, namun harus mengaji dan tadarus Alquran. Guru di jam pelajaran pertama itu pun yang membimbing jalannya tadarus.

Pesantren Kilat

Bahkan beberapa siswa juga ada yang dipilih untuk membacakannya di pengeras suara di sekolah. Mereka diminta mengaji secara bergiliran. Sedangkan beberapa rekannya menyimak pembacaan Alquran tersebut.

Tak hanya untuk siswa, jalannya tradisi ngaji Alquran itu juga untuk guru. Bahkan bagi guru diharapkan bisa dilakukan khataman selama satu bulan Ramadan ini. Tradisi itu dikatakannya sudah dilakukan sejak lama.

”Kalau untuk pesantren kilat tentu juga ada. Tahun ini rencananya kami gelar pada Senin (4/6) hingga Rabu (6/6) mendatang,” terangnya. Khusus untuk pesantren kilat itu lebih ditekankan pada pengetahuan agama Islam.

Seperti ilmu fiqih, tafsir, hadis, tarikh Islam dan sebagainya. Untuk pesantren kilat itu, pihaknya sengaja mengundang ulama dari luar bersama-sama guru agama sekolah tersebut dalam memberikan pembekalan.

”Kami berharap bulan suci ini menjadi momentum dalam pembentukan akhlak para siswa. Karena kami juga menitik beratkan adab dan akhlak.

Sehingga para siswa diharapkan tak hanya baik dari sisi akademis dan keterampilan, namun juga akhlak dan karakternya,” tambahnya.

Sebagai penutup kegiatan, biasanya sebelum liburan siswa akan diajak untuk zakat fitrah. Zakat itu pun nantinya akan disalurkan kepada yang berhak di sekitar sekolah.

sumber :www.suaramerdeka.com